Kamis, 19 September 2013

10 makanan Sehat, Jantung Berdebar-debar

Jantung berdebar-debar atau dalam bahasa medis disebut “palpitasi” merupakan perasaan atau sensasi detak jantung yang cepat, kuat, dan terkadang tidak beraturan. Ketika tiba-tiba jantung berdebar kencang, entah itu hanya berlangsung singkat, atau berlangsung lama dan tak kunjung mereda, tentu akan membuat seseorang menjadi khawatir. Jangan-jangan ada masalah yang serius pada tubuhnya. Kemudian pertanyaannya adalah apa penyebab jantung berdebar-debar dan bagaimana pula cara mengatasinya.

Penyebab Jantung Berdebar-debar


Proses terjadinya jantung berdebar-debar sebenarnya tidak terlalu rumit, namun tidak akan bisa dipahami tanpa belajar dengan baik. Pada dasarnya, jantung berdebar diakibatkan detak yang abnormal pada jantung. Ada beberapa gejala yang muncul ketika detak jantung mengalami kegiatan yang abnormal, diantaranya adalah munculnya pergerakan cepat (takikardia), melambat (bradikardia) dan bergetar. Selain itu, ada beberapa gejala atau masalah kesehatan lainnya yang mungkin lebih parah lagi.

Ada banyak penyebab jantung berdebar-debar secara tiba-tiba degan cepat. Diantaranya yang paling umum adalah akibat ketidakseimbangan elektrolit, adrenalin, aritmia, gangguan yang berhubungan dengan kecemasan serta penyakit gula darah rendah atau hipoglikemia. Selain itu mengkonsumsi obat tertentu juga bisa menjadi penyebab jantung berdebar. Sedangkan akibatnya cukup banyak, selain terjadi palpitasi, tubuh juga akan mengalami beberapa gejala penyakit, seperti diare, dilatasi pupil, tubuh yang mendingin atau memanas, ketegangan otot dan lain sebagainya.

Meskipun jantung berdebar-debar kencang bisa mengkhawatirkan, namun biasanya ini tidak berbahaya. Walau demikian, dalam beberapa kasus, jantung berdebar debar bisa menjadi bagian dari gejala penyakit jantung yang serius, misalnya detak jantung yang tidak teratur (aritmia) dan ini perlu pengobatan instensif.

Kendati demikian, Anda tidak perlu panik jika mengalaminya. Konsultasikan pada pakar kesehatan jantung untuk mengurangi kecepatan detak jantung Anda. Di samping itu, mengutip dari Kompas.com, konsumsi pula makanan-makanan yang mampu mengurangi detak jantung berikut ini.

1. Tahu

Tahu merupakan bahan pangan yang kaya akan kalsium dan vitamin sehingga baik untuk kesehatan jantung. Tak hanya itu, tahu juga baik bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan.

2. Pisang
Pisang kaya akan potasium. Mineral ini sangat efektif dalam mengurangi kecepatan detak jantung.

3. Kismis
Kismis juga mengandung potasium tinggi, tetapi rendah sodium. Kismis merupakan salah satu makanan terbaik yang mampu mengobati tarkikardia secara alami.

4. Bayam
Sayuran berdaun hijau seperti bayam kaya akan magnesium. Kekurangan magnesium diketahui sebagai salah satu penyebab tingginya detak jantung dan gangguan jantung lainnya. Maka konsumsi bayam teratur bisa membantu mengatasinya.

5. Almond
Kacang satu ini mengandung antioksidan dan vitamin yang mencegah penyakit jantung dengan mengurangi kadar kolesterol “jahat” dalam tubuh. Almond juga mampu mengontrol nafsu makan sehingga mendapat predikat camilan paling sehat.

6. Susu
Kekurangan kalsium merupakan salah satu penyebab tarkikardia. Oleh karena itu, kandungan kalsium tinggi pada susu bisa jadi  solusinya.

7. Bawang putih
Bawang putih baik bagi kesehatan jantung, terutama dalam hal mencegah penyumbatan pada pembuluh darah. Ini karena bawang putih mampu mengurangi kadar kolesterol “jahat” dalam tubuh. Bawang putih juga kaya antioksidan yang melawan radikal bebas penyebab penuaan.

8. Tomat
Menurut sejumlah studi, tomat dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, tomat juga membantu mengurangi nyeri dada karena heartburn.

9. Alpukat
Potasium digunakan tubuh untuk mengatur aliran listrik di seluruh tubuh, termasuk di jantung. Alpukat kaya akan potasium sehingga mampu membantu jantung untuk tetap sehat.

10. Ikan
Ikan seperti tuna, salmon, atau sarden mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi sehingga baik untuk jantung. Ikan-ikan ini juga diketahui efektif untuk mengurangi detak jantung.

Selain mengonsumsi makanan sehat tersebut diatas alangkah baiknya kalau di tambah dengan mengonsumsi obat herbal Amazon Plus. Mengapa obat herbal Amazon Plus?

Amazon Plus adalah Obat herbal jantung alami terbaik, paling aman, tanpa efek samping dan sangat ampuh dalam menyembuhkan penyakit jantung sampai tuntas! Amazon Plus mengandung senyawa Super Antioksidan yakni Zaitun Hydroxytyrosol (yang berasal dari buah zaitun) yang terbukti ampuh dalam membantu penyembuhan berbagai jenis penyakit kronis, khususnya jantung koroner dan penyakit kardiovaskular lainnya. Mengkonsumsi 30 ml Amazon Plus setara dengan minum 2 liter minyak zaitun.

KehebatanAmazon Plus Obat herbal penyakit jantung menyembuhkan tanpa operasi:

  • Menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, dimana penyakit ini bisa memperparah kondisi penyakit jantung koroner.

  • Mengatasi gejala jantung koroner seperti nyeri dada dan sesak nafas.

  • Menormalkan denyut jantung.

  • Mengatasi penyumbatan pembuluh darah.

  • Meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

  • Meningkatkan elastisitas pembuluh darah.


 

 

Sabtu, 14 September 2013

Mencegah kanker rahim dengan rutin berolahraga

Mencegah kanker rahim dengan rutin berolahraga


Obat herbal murah - Kanker serviks atau kanker rahim merupakan momok bagi kalangan perempuan. Orang yang telah terjangkit kanker rahim cukup sulit untuk bisa sembuh secara total kecuali harus diangkat rahim. Tetapi jika seseorang sudah diangkat rahimnya akan membuat orang tersebut tidak bisa hamil dan memiliki keturunan. Mencegah kanker rahim tentunya lebih mudah dari pada mengobati.

Agar tidak terjangkit penyakit ini lebih baik melakukan pencegahan. Ada banyak sekali cara mudah mencegah Kanker Serviks yang dapat Anda lakukan. Dengan melakukan pencegahan akan membuat Anda bisa terhindar dari penyakit yang berbahaya ini.

Olahraga merupakan aktivitas penting yang wajib dilakukan oleh setiap orang, tubuh kita akan 'rentan' terhadap penyakit jika kita tak menjalani kebiasaan sehat ini. Baik dilakukan oleh anak-anak hingga lansia, bahkan untuk ibu hamil karena hal tersebut dapat mencegah kanker rahim.

Cukup olahraga 38 menit setiap hari. Menurut penelitian World Cancer Research Fund's Continuous Update Project di Inggris, kebiasaan sehat ini membantu mencegah 44 % kasus kanker baru.

Bukti kuat menunjukan 3.700 penyakit kanker rahim bisa dicegah. Kanker rahim sebagian besar menyerang wanita yang berusia 60 tahun ke atas. Biasanya sel kanker menyerang endometrium yaitu lapisan rahim.

"Kanker endometrium salah satu kanker paling umum di kalangan wanita tetapi sebagian besar kasus dapat dicegah dengan mempertahankan berat badan serta tetap aktif secara fisik," ujar dr. Elisa Bandera, associate professor of epidemiology di Rutgers Cancer Institute.

Para ilmuwan percaya ada beberapa hubungan antara lemak tubuh dan sel kanker. Seperti sel-sel lemak melepaskan hormon yang dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu untuk menjaga kadar hormon tetap sehat. Serta menjadi Solusi kanker serviks pada wanita memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menjaga sistem pencernaan tetap dalam kondisi baik.

Bagi Anda yang sudah terjangkit penyakit kanker rahim, segera konsultasikan dengan dokter agar segera mendapatkan pertolongan. Untuk pengobatan secara alternatif kami sarankan dengan mengonsumsi Obat herbal kanker serviks K-Muricata.

Rabu, 04 September 2013

Umbi Keladi tikus bantu penderita kanker

Umbi Keladi tikus bantu penderita kanker


Umbi Keladi tikus

Umbi Keladi tikus bantu penderita kanker - Umbi keladi tikus sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman herbal yang mampu menghambat sel tumor dan kanker. Baru-baru ini juga ada sebuah penelitian secara ilmiah yang menggunakan keladi tikus sebagai bahan riset untuk mengatasi kanker payudara.

Peneliti Unissula, dokter Chodijah menyelesai­kan studi S-3 di Universitas Diponegoro, Semarang, menyusun disertasi ber­judul ‘’Efek Pemberian Ekstrak Etanol Umbi Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme), terhadap Multi Parameter Sistem Imun, Proliferasi, dan Apoptosis, Adenokarsinoma Mamma Mencit C3H’’.

Dosen kelahiran Pekalongan 1956 itu lulus ujian promosi terbuka dengan mempertahankan disertasi di depan majelis penguji yang dipimpin Direktur Pascasarjana Undip Prof Dr Anies MKes PKK. Penelitiannya mendapat apresiasi tim pakar dan guru besar Fakultas Kedokteran, karena perhatiannya terhadap penyakit yang acap diderita kaum hawa itu.

‘’Riset saya berkonsentrasi pada pasien kanker payudara. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana caranya menumbuhkan sistem imun pada tubuh penderita kanker payudara supaya tetap sehat,’’ tutur istri dokter Abdullah Baagil ini.

Sistem imun penting untuk mencegah pertumbuhan tumor semakin ganas menyebar ke berbagai organ tubuh. Promovenda menguji pemanfaatan umbi keladi tikus yang dikenal mengandung senyawa aktif yang ampuh menekan pertumbuhan sel tumor.

Daya Tahan

Hambatan pertumbuhan sel ganas diduga efek dari bioaktif flavonoid, alkoloid, hingga linoleic acid di dalam umbi keladi tikus. Chodijah berkonsentrasi pada subjek penelitian tikus mencit.

Pergulatan pemikiran tersebut akhirnya sampai pada kesimpulan, tikus mencit yang diberi ekstrak etanol umbi keladi tikus memiliki daya tahan tubuh bagus.

Ketua Tim Penguji Prof Dr Anies mengakui, untuk bisa diterapkan pada manusia masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Sebab, penelitian promovenda sebatas dilakukan untuk hewan percobaan. Kendati demikian, tim pakar tetap memberikan apresiasi terhadap penemuan ini.

Penguji lainnya adalah Prof dokter Edhi Dharmana MSC PhD SpPark (promotor), Prof Dr Hardhono Susanto PAK (K) (co promotor), Prof Dr dokter Sarjadi SpPA(K) (co promotor), Prof Dr dokter Suhartono Taat Putra MS, Dr dokter Taufiqurahman MKes  Sp And, Prof Dr dokter Soeharyo Hadisaputro SP PD (KPTI), dan Prof Dr dokter Ign Riwanto SpBD.

Sumber: Suaramerdeka

Sabtu, 31 Agustus 2013

Mengisap e-cigarette bisa menyebabkan kanker?

Selama ini merokok tembakau diklaim sebagai salah satu penyebab kanker paru-paru yang mematikan. Namun sebuah penelitian terbaru dari National Consumers' Institute mengungkap kalau e-cigarette atau rokok elektrik juga mengandung senyawa berbahaya yang meningkatkan risiko penyakit paru-paru menyebabkan kanker.

Mengisap e-cigarette bisa menyebabkan kanker?


Penelitian tersebut tepatnya diliput oleh majalah 60 Millions Consommateurs di Prancis. Pemerintah Prancis sendiri memang berniat untuk melarang penggunaan e-cigarette di tempat umum mulai tahun ini.

Editor dari majalah itu, Thomas Laurenceau, menulis, "Kami mendeteksi jumlah molekul karsinogen - penyebab kanker - pada asap pembakaran e-cigarette yang selama ini tidak terdeteksi."

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, e-cigarette merupakan produk yang pertama kali ditemukan China pada tahun 2003 lalu. E-cigarette pun akhirnya dijadikan alternatif bagi banyak orang untuk mengisap rokok selain tembakau.

Beberapa orang percaya kalau mengisap e-cigarette mampu mengatasi kecanduan terhadap rokok tembakau. Namun penelitian justru menyatakan hal yang sebaliknya.

Sumber: Merdeka.com

Kamis, 22 Agustus 2013

Cegah kanker dengan kebersihan gigi dan mulut

Cegah kanker dengan kebersihan gigi dan mulut


Cegah kanker dengan kebersihan gigi dan mulut - Menjaga kebersihan gigi dan mulut ternyata bukan hanya penting untuk mencegah gigi berlubang, tapi juga bisa mencegah penyakit kanker.

Human papilloma virus (HPV) merupakan penyebab kanker leher rahim dan juga kanker oropharyngeal (kepala dan leher). Risiko kanker kepala dan leher ini bisa diturunkan dengan lebih memperhatikan kebersihan gigi dan mulut.

"Cukup banyak kanker oropharyngeal yang disebabkan oleh HPV sehingga kami mencoba mengungkap kaitan yang hilang antara kurang dijaganya kebersihan gigi dan mulut serta infeksi HPV," kata Christine Markham, peneliti dari University of Texas Prevention Research Center.

Berangkat dari kecurigaan bahwa kondisi gigi dan mulut yang kurang bersih membuat seseorang mudah tertular virus HPV, Markham dan timnya mengumpulkan data infeksi HPV dari 3,439 orang yang mengikuti survei kesehatan nasional AS.

Para partisipan studi diminta menilai kebersihan mulut mereka dalam skala rendah sampai sangat baik. Kemudian mereka ditanya berapa kali memakai obat kumur dalam seminggu terakhir dan apakah mereka menderita penyakit gusi.

Secara umum, orang yang kurang menjaga kebersihan gigi dan mulutnya atau memiliki riwayat penyakit gusi beresiko 50 persen lebih tinggi terinfeksi HPV dibandingkan dengan mereka yang kondisi gigi dan mulutnya bersih.

Kaitan antara kebersihan mulut dan infeksi HPV ternyata konsisten meski faktor risiko lain diperhitungkan, misalnya memiliki beberapa pasangan seks oral.

Kondisi gigi dan mulut yang kurang higienis diduga akan membuat virus HPV lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

"Seseorang bisa saja terpapar HPV melalui seks oral, tetapi virus ini tetap butuh pintu untuk masuk dalam tubuh. Jika kondisi mulut seseorang buruk, misalnya punya luka atau peradangan di gusi, ini bisa menjadi pintu masuk bagi virus," katanya.

Karena itu Markham menyimpulkan bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk mencegah infeksi HPV, terutama pada mereka yang kontak dengan virus ini.

Kebersihan gigi dan mulut tidak cukup dijaga hanya dengan menyikat gigi. Jika susunan geligi tidak rata, dianjurkan untuk membersihkan sisa kotoran dengan benang gigi. Periksakan gigi dua kali dalam setahun ke dokter gigi sehingga setiap masalah gigi dapat segera diatasi sedini mungkin.

Sumber: Kompas

Senin, 19 Agustus 2013

Angelina Jolie, inspirasi penderita kanker payudara

Angelina Jolie, inspirasi penderita kanker payudara

Angelina Jolie, inspirasi penderita kanker payudara - Tak seperti kebanyakan wanita yang enggan kehilangan simbol feminimnya, Angelina Jolie menyetujui operasi pengangkatan payudaranya ketika dokter mendeteksi kanker. Baru-baru ini pemain film The Tourist tersebut memyuarakan kepada publik tentang mastektomi yang dilakukannya. Tak malu, Angie malah berharap aksinya ini dapat memberi semangat bagi sesama penderita kanker payudara (BRCA1).

"Ketika seseorang dikenal sebagai wanita cantik di penjuru dunia lalu mengidap kanker payudara dan harus diangkat, tak banyak yang dapat menerimanya. Bahkan mereka akan mencibir 'kenapa ia melakukannya?'" kata Kristi Funk, dokter Angelina Jolie seperti diberitakan Femalefirst.

Kristi memuji tindakan ibu enam anak itu tentang keputusannya untuk mengangkat aset berharganya sebagi seorang wanita. Juga tentang kejujurannya kepada publik mengenai operasi yang dilakukannya untuk memotivasi penderita kanker lainnya.

Pasangan Brad Pitt ini memang tak begitu saja melewati masalah ini, namun ia cukup tenang menunggu waktu yang tepat melakukannya dan sampai hari ini ia tetap dapat hidup untuk kekasih dan anak-anaknya.

"Saya pikir yang paling penting adalah memberitahu orang-orang tentang operasi, tentang sesuatu yang sangat pribadi," tambah dokter itu lagi.

Kristi mengatakan bahwa Angie memang sudah lama ingin membantu semua orang lewat tindakan apapun. Dia berharap masyarakat khususnya kaum hawa menjadi sadar bahwa ketika seseorang divonis menderita kanker bukan berarti kehidupannya berakhir. Masih banyak yang bisa dilakukan untuk bertahan hidup untuk orang-orang yang dicintainya dan juga untuk berkarya. Lihat saja, Angelina Jolie.

Sumber: Liputan6

Jumat, 16 Agustus 2013

Jatuh bangun kisah penderita kanker

Jatuh bangun kisah penderita kanker


 Kisah penderita kanker yang sukses Rima Melati

Jatuh bangun kisah penderita kanker - Kanker adalah penyakit yang sulit disembuhkan terlebih jika terdeteksinya sudah dalam stadium lanjut. Penderitanya harus jatuh bangun agar sembuh atau malah jatuh selamanya dan tak bangun lagi.

Walau punya semangat hidup yang tinggi karena kondisi tubuh yang kian lemah, penderita kanker akhirnya tak berdaya.

Berikut Jatuh bangunnya kisah kisah penderita kanker yang berhasil melawan kanker dan juga cerita miris karena tak berdaya ditekuk kanker, yang bisa menjadi pelajaran buat semua orang agar lebih peduli pada kesehatannya :

1. Kisah penderita kanker yang sukses Rima Melati

Kisah penderita kanker Rima Melati, Menjalani karir di dunia hiburan membuat aktris Rima Melati di masa mudanya begitu dekat dengan lingkungan perokok. Bahkan ia mengakui, dirinya sendiri adalah mantan perokok berat yang pada masanya pernah sanggup menghabiskan 2 bungkus rokok dalam sehari.

Kebiasaan buruk ini membuat Rima harus menerima diagnosis kanker usus pada tahun 1981. Pemilik nama asli Marjolien Tambajong ini mengisahkan, dokter pribadinya yakin bahwa salah satu pemicu utamanya adalah racun-racun dari asap rokok yang sehari-hari masuk ke paru-parunya.

Cobaan pertama ini bisa dilalui Rima dengan baik, hingga akhirnya ia sembuh dari kanker usus berkat pengobatan yang intensif. Namun sayang, ia belum kapok juga menghisap rokok hingga akhirnya ancaman maut kembali datang melalui serangan kanker yang kedua.

"Sekitar 8 tahun setelah itu saya kena kanker di organ tubuh lain, di payudara. Dokter saya bilang penyebabnya sama. Dia marah-marah karena saya tidak berhenti merokok," jelas Rima seperti diberitakan detikHealth beberapa waktu silam.

Karena sudah memasuki stadium lanjut, Rima tidak punya pilihan lain kecuali harus menjalani operasi pengangkatan payudara. Dengan berat hati, ia berusaha mengikhlaskan payudara kiri yang telah digerogoti kanker itu untuk diangkat oleh dokter bedah.

Namun pada detik-detik terakhir menjelang operasi, salah seorang rekan menyarankannya untuk menjalani terapi di Belanda. Rima memilih untuk membatalkan operasi lalu terbang ke Belanda dan akhirnya Rima bisa sembuh tanpa harus kehilangan payudara kirinya.

2. Kisah penderita kanker yang Sukses Berthie Sompie

Kisah penderita kanker Berthie SompieSama seperti kisah penderita kanker Rima Melati, mantan kapten tim nasional softball era 1980-1990 Albert Charles Sompie atau lebih dikenal sebagai Berthie Sompie juga terkena kanker gara-gara merokok. Bahkan lebih parah, Berthie mengaku pernah dalam satu masa bisa habis rokok 60 batang/hari.

Dampaknya ia rasakan pertama kali tahun 2004, ketika dokter menemukan kanker berukuran 6,5 cm di paru-paru sebelah kanan. Meski sempat mangkir dari pengobatan medis, Bertie akhirnya sukses menjalani operasi pada akhir 2005 saat kankernya sudah tumbuh menjadi 8 cm.

Namun tidak cukup sampai di situ, pada saat yang hampir sama dokter juga menemukan kanker di usus besarnya. Sama seperti kanker di paru-parunya, kanker di usus ini juga merupakan kanker primer yang artinya bukan sekedar persebaran dari kanker yang terdahulu.

Untungnya keberhasilan operasi kanker paru-paru dan juga serangkaian kemoterapi yang pernah dijalaninya dengan baik memberikan rasa percaya diri yang cukup kuat. Ditambah dengan semangatnya sebagai mantan atlet, Berthie juga sukses menjalani operasi kanker keduanya.

Dengan selalu menjaga rutinitas olahraga serta pola makan yang seimbang, Berthie hingga kini bisa hidup sehat dan bahkan sangat bugar di usianya yang sudah 53 tahun. Selain itu, ia juga gencar mengkampanyekan bahaya rokok bersama rekan-rekannya sesama survivor atau mantan pasien kanker.

3. Kisah penderita kanker Ibu Yulianti Menyerah Kepada Kanker Rahim Setelah Berjuang 3 Tahun

Ibu Yulianti adalah salah satu pasien yang akhirnya harus menyerah terhadap penyakit kanker rahim yang dideritanya. Setelah berjuang selama 3 tahun, ia tak kuasa menahan keganasan kanker. Waktu bertahannya ini terbilang lumayan lama sebab dokter awalnya mendiagnosis ibu Yulianti hanya dapat bertahan selama setahun.

Sejak bulan Oktober 2009, ibu Yulianti mengeluh ngilu di perut bagian bawah seperti kram saat menstruasi. Meski semakin nyeri, ibu Yulianti tidak mau pergi ke dokter dan memilih diurut. Hingga akhirnya ia tidak bisa bangun dari tempat tidur dan badannya panas, barulah ia bersedia dibawa ke dokter.

Ketika berkonsultasi ke dokter kandungan, diketahui ada myom sebesar 8 cm di dekat rahim dan harus diangkat lewat operasi. Saat operasi, dokter menemukan ada bibit-bibit kanker di sekitar rahim. Menurut dokter, penanganannya sudah terlambat karena sel kankernya telah menyebar.

"Ternyata darah yang keluar setelah diurut itu bukan menstruasi, tapi sel kanker yang pecah sehingga meluas kena kanker rahim, jadi rahimnya harus diangkat. Kata dokter itu sudah stadium 3C," ujar Dyah Gayatri sang anak, saat dihubungi detikHealth.

Setelah operasi, Ibu Yuli memutuskan menjalani kemoterapi sehingga harus dipindah ke RS Kanker Dharmais. Selesai paket 1 kemoterapi, ibu Yuli sempat bisa menyetir lagi dan badannya tidak kurus. Tapi 2 bulan berikutnya kadar Ca-nya (kanker) kembali tinggi dan mengalami kekambuhan tapi bukan di daerah rahim, melainkan menyebar ke usus.

Pada awal 2011 dokter menemukan tumor ganas sebesar telur di bawah lambung. Hasil pemeriksaan endoskopi menemukan di sekitar tumor ada bibit-bibit kanker sehingga tidak bisa dioperasi. Kalau bibit yang seperti anggur ini pecah, maka penanganannya akan lebih susah karena kanker akan menyebar.

Ibu Yuli akhirnya harus menjalani kemoterapi paket 2 dengan obat yang dosisnya lebih tinggi. Efeknya langsung kelihatan karena ia bisa muntah 10 - 15 kali dalam sehari. Ibu Yuli juga tidak mau makan dan rambutnya rontok. Setelah menjalani 3 kali kemoterapi, ia memutuskan berhenti karena tidak kuat.

Tumor yang sempat mengecil pun kembali membesar hingga akhirnya mau tidak mau ia harus dikemoterapi lagi. Karena kondisi badannya sudah lemah dan obatnya keras, tubuh Ibu Yuli pun semakin kurus.

"Habis lebaran 2011 mulai memburuk lagi, kurus banget, nggak bisa jalan, makan nggak bisa dan dirawat di Dharmais selama 2 bulan karena muntah terus. Jadi tumor ini menekan lambung, setiap ada makanan yang masuk muntah. Sempat dikemoterapi lagi 2 kali, tapi setelah itu ibu nggak sanggup dan mau pulang ke rumah," kenang Dyah.

Untuk mengobati penyakitnya, ibu Yulianti sempat berupaya menjalani pengobatan alternatif dengan minum jamu. Khasiatnya lumayan sebab muntahnya berhenti, bisa makan dan terlihat lebih segar. Entah hal ini diebabkan jamunya mujarab atau karena sugesti saja.

Di awal Januari 2012, tiba-tiba ibu Yuli tidak bisa melihat dan badannya gemetar. Setelah ke rumah sakit, diketahui ia mengalami dehidrasi dan tekanan darah rendah sehingga harus dirawat di rumah sakit selama seminggu.

Sayangnya, seminggu setelah pulang dari rumah sakit, Ibu Yulianti meninggal dunia, tepatnya pada 3 Februari 2012. Ternyata sejak pertama kali divonis kanker, dokter sudah mengatakan bahwa kondisi Ibu Yuli terbilang gawat dan diperkirakan hidupnya tinggal 1 tahun.

4. Kisah penderita kanker Zulfikar yang Harus Menyerah dengan Kanker Langka

Zulfikar baru berusia 11 tahun saat kanker menyerang tubuhnya. Februari 2009, sejak saat itu ia mulai sering mengeluh nyeri dan pegal di tubuhnya meski belum mengganggu aktivitas sehingga tidak diperiksakan. Namun pada awal Agustus 2009, rasa nyeri tersebut datang lagi dan disertai dengan pendarahan pada urinenya.

Saat itu kondisinya langsung drop. Zulfikar yang tinggal di Balikpapan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan biopsi awal. Tapi dokter belum tahu apa penyakitnya.

Karena semakin drop, bocah kelahiran 1 Agustus 1997 ini pun terpaksa dirujuk ke RSAB Harapan Kita Jakarta, yang kemudian dirujuk lagi ke RS Kanker Dharmais.

Dari hasil biopsi kedua inilah dokter mengetahui bahwa Zulfikar terkena penyakit kanker tulang belakang jenis Myxopapillary ependymoma yang merupakan salah satu kasus kanker yang jarang ditemui di Indonesia stadium awal.

Tapi perjalanan penyakit ini cenderung cepat, karena pada Desember 2009 dokter justru memvonis penyakitnya makin parah dan masuk stadium lanjut yang membuatnya hanya bisa berada di tempat tidur dan mendapatkan pengobatan paliatif saja, karena tipisnya harapan yang dimiliki serta adanya masalah biaya.

Meskipun sudah divonis hanya punya sedikit harapan hidup, tapi Zulfikar sering mengatakan pada ibunya bahwa dirinya ingin sembuh. Semangat yang dimiliki Zulfikar untuk sembuh terkadang sering membuat ibunya merasa sangat sedih.

Kala itu, Fikar panggilan akrabnya, masih berjuang untuk bisa melawan sel-sel kanker yang menyerang tubuhnya. Meskipun harapan hidupnya tipis, anak yatim itu tetap memiliki semangat besar untuk sembuh dan membahagiakan ibunda tercinta, satu-satu keluarga inti yang dimiliki setelah ayahnya meninggal pada tahun 2007.

Dukungan terhadap Fikar untuk sembuh datang dari banyak pihak. Beberapa pilot dari Maskapai Garuda Indonesia datang khusus menjenguknya karena Fikar selalu bercita-cita ingin jadi pilot, Menteri Perbedayaan Perempuan Linda Gumelar serta pemain sepak bola Bambang Pamungkas karena Fikar hobi bermain play station bola.

"Fikar sejak kelas 1 SD sudah punya cita-cita ingin menjadi pilot, jadi dokter sengaja mendatangkan pilot kesini untuk membangkitkan semangat hidup Fikar," ujar Nurhasanah.

Namun ternyata takdir berkehendak lain, tubuh Fikar tidak lagi mampu melawan sel-sel kanker ganas yang menyerang. Ia pun meninggal dunia pada 30 Desember 2009 akibat kanker tulang belakang.

Sumber: Detik Health